Batam, Sarang Jalur Tikus Penyelundupan Narkoba

Diposting oleh Syah Roman on Jumat, 29 Maret 2013

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Batam dinilai sebagai sarang jalur tikus penyelundupan narkoba dari luar negeri. Kartel hingga pengecer memanfaatkan daerah kepulauan itu untuk memasukkan narkoba dari Malaysia ke Indonesia.

Direktur Polisi Air Polda Kepulauan Riau (Kepri), Kombes Yasin Kosasih, mengatakan sedikitnya terdapat 70 pelabuhan tradisional atau pelabuhan tikus yang menjadi jalur masuknya narkotika ke wilayah Kepri. "Batam menjadi pintu masuk rawan narkoba," ungkapnya, Jumat (20/4).

Minimnya jumlah personel yang memantau wilayah perairan diakuinya menjadi kendala dalam memerangi barang haram tersebut masuk ke Indonesia. Belum lagi jumlah pulau yang ditaksir berjumlah 2480. Bayangkan, katanya, 96 persen wilayah Kepri adalah perairan. "Kami akui sulit menjaga pelabuhan-pelabuhan tikus, walaupun sudah bekerjasama dengan instansi-instansi perairan," tuturnya.

Batam menjadi daerah transit narkoba dari Malaysia. Biasanya setelah berhasil memasuki Indonesia narkoba dibawa ke wilayah lain di Indonesia. Namun, ada pula yang diedarkan di wilayah Kepri dan Riau. "Modusnya dengan diselundupkan dalam makanan atau ditelan," jelas Yasin.

Polda Kepulauan Riau (Kepri) mengakui sulit memantau jalur-jalur tikus yang acap kali menjadi jalur jalantikus masuk narkotika internasional.
Sobat sedang membaca artikel Batam, Sarang Jalur Tikus Penyelundupan Narkoba dengan Url http://blo6liriklagu.blogspot.com/2013/03/batam-sarang-jalur-tikus-penyelundupan.html , bila berkenan silahkan share artikel ini dengan tombol share di bawah. Bila mau COPAS untuk di blog sobat, dimohon meletakkan link aktif Batam, Sarang Jalur Tikus Penyelundupan Narkoba sebagai Sumbernya dengan copy kode di bawah ini.

Related Post:

{ 0 komentar... read them below or add one }

Posting Komentar